Goresan Tinta PAKPT Imam Maliki: Tips and Trik Mengolah Keuangan dalam Organisasi dengan Baik dan Benar



Financial planning tidak hanya penting bagi kehidupan pribadi, namun juga penting untuk kelangsungan dalam suatu organisasi, terutama organisasi non profit. Financial planning adalah suatu metode perencanaan arus keuangan dimana organisasi atau individu berusaha sebaik mungkin untuk memenuhi tujuan finansialnya melalui implementasi dari metode perencanaan keuangan itu sendiri. Melihat perlunya pemahaman mengenai financial planning pada masing-masing individu, divisi Departemen Pengembangan Organisasi PAKPT Imam Maliki UIN Sunan Ampel Surabaya mengadakan suatu kajian dengan sebutan Kajian PAMALI (Kajian PAKPT Imam Maliki) yang bertemakan “Tips and Trik Mengolah Keuangan dalam Organisasi dengan Baik dan Benar”. Materi mengenai financial planning ini dipaparkan oleh Rekanita Bhibah Fi’ilma, bendahara PKPT IPPNU UINSA periode 2020-2021, yang dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus 2022 melalui Google Meet. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai materi financial planning yang telah dipaparkan, adalah sebagai berikut.


Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh individu maupun organisasi untuk financial planning ini. Dalam suatu organisasi, financial planning yang dapat dilakukan antara lain:

1. Menentukan tujuan dan kegiatan organisasi

Hal ini penting untuk dilakukan agar pemasukan dan pengeluaran keuangan dapat dikira-kirakan sebelumnya.

2. Menentukan sumber pemasukan pasti dalam organisasi

Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah mengadakan kas tiap bulan yang wajib dibayar oleh tiap anggota organisasi dengan jumlah nominal yang telah disepakati.

3. Mencatat keuangan organisasi

Dengan adanya catatan keuangan dalam organisasi, putaran keuangan organisasi dapat terpantau secara tertulis. Selain itu, terjadi transparansi finansial dalam suatu organisasi tersebut.

4. Financial check up

Financial check up ini ialah melihat keuangan, apakah uang dalam organisasi ini stabil atau tidak. Financial check up dapat dilakukan setiap bulan.

5. Investment

Maksud dari investment ialah investasi. Dalam hal ini dalam sebuah organisasi, setidaknya memiliki sesuatu untuk diinvestasikan. Semisal, PAKPT Imam Maliki memiliki sebuah sound, sound tersebut bisa dijadikan sebagai suatu investasi. Jika ada organisasi lain yang membutuhkan sound, mereka bisa menyewa sound milik PAKPT Imam Maliki, sehingga kas PAKPT memiliki pemasukan. Hal ini penting, jika sewaktu-waktu organisasi membutuhkan uang secara mendadak, maka ada cadangan uang yang mana hasil dari investasi tersebut.

6. Income dan Outcome

Suatu organisasi wajib untuk memastikan bahwa pemasukan dan pengeluaran keuangan dalam organisasi harus sepadan.

7. Menyesuaikan keuangan yang harus dikeluarkan

Pengeluaran organisasi harus benar-benar diperhitungkan dan diminimalisir. Hal ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya seperti memanfaatkan sesuatu yang sudah ada. Jika memang biaya yang dibutuhkan kurang, suatu organisasi dapat mencari sponsor sebagai salah satu cara untuk menambah biaya yang dibutuhkan.


Selain pemaparan materi, terdapat juga sesi tanya jawab antara audiens dengan pemateri seputar financial planning dalam organisasi. “Hidup tanpa perencanaan itu sia-sia,” ujar beliau sebagai wejangan penutup materi. Dengan adanya kajian mengenai financial planning yang telah dilakukan ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman terhadap masing-masing anggota organisasi mengenai pengetahuan terkait financial planning dalam organisasi, sehingga suatu organisasi tersebut mampu mengelola keuangannya dengan baik, serta memiliki putaran finansial yang sehat.

Artikel Terkait

Posting Komentar