Sidoarjo — Pimpinan Komisariat (PK) IPNU IPPNU UIN Sunan Ampel Surabaya menyelenggarakan kegiatan PK Mengabdi 2026 di Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, pada 3–7 Agustus 2026. Mengusung tema “Mengabdi dan Bersinergi dalam Mewujudkan Masyarakat yang Berdaya dan Berkelanjutan,” kegiatan ini menjadi ruang bagi kader mahasiswa untuk berkontribusi sekaligus belajar bersama masyarakat.
PK Mengabdi 2026 menghadirkan sejumlah program yang mencakup bidang pendidikan, keagamaan, lingkungan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Beberapa program yang dilaksanakan di antaranya edukasi kelestarian lingkungan sejak dini, Rumah Belajar sebagai wadah pendampingan akademik, pembelajaran dan pendampingan baca tulis Al-Qur'an, gotong royong membersihkan masjid dan lingkungan, serta seminar “Inovasi Pengolahan Hasil Tambak untuk Penguatan UMKM.”
Berbagai program tersebut dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan serta potensi masyarakat setempat. Melalui Rumah Belajar, peserta memberikan pendampingan akademik kepada anak-anak. Sementara itu, program pembelajaran baca tulis Al-Qur'an menjadi bagian dari upaya mendukung pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat.
Di bidang lingkungan, peserta PK Mengabdi turut memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sejak dini. Kegiatan tersebut dilengkapi dengan aksi gotong royong membersihkan masjid dan lingkungan sekitar sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
Pada sektor pemberdayaan ekonomi, seminar inovasi pengolahan hasil tambak menjadi salah satu agenda yang mengangkat potensi lokal masyarakat Desa Sawohan. Kegiatan ini diarahkan untuk memberikan wawasan mengenai pengembangan hasil tambak sehingga dapat memiliki nilai tambah dan berpotensi mendukung penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masyarakat.
Ketua PK IPNU IPPNU UIN Sunan Ampel Surabaya, Rekan Huda, menyampaikan bahwa PK Mengabdi merupakan bentuk kontribusi mahasiswa sekaligus ruang untuk belajar secara langsung bersama masyarakat.
"PK Mengabdi bukan hanya tentang bagaimana kita datang dan melaksanakan program, tetapi juga bagaimana kita dapat belajar dari masyarakat, membangun komunikasi, serta menghadirkan kontribusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi pengalaman bagi kader PK IPNU IPPNU UINSA untuk terus memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial dan lingkungan.", ujarnya
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua Pelaksana PK Mengabdi 2026, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan disusun dengan menggabungkan berbagai aspek yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan, keagamaan, lingkungan hingga pemberdayaan ekonomi.
“Kami berusaha menyusun program yang tidak hanya selesai ketika kegiatan PK Mengabdi berakhir. Karena itu, setiap program kami arahkan agar memiliki manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, baik melalui pendampingan pendidikan, pembelajaran Al-Qur'an, kegiatan kebersihan lingkungan, maupun penguatan potensi ekonomi masyarakat.”, ujarnya
Menurutnya, pelaksanaan PK Mengabdi juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk memahami kondisi masyarakat secara langsung serta membangun hubungan yang lebih dekat dengan warga.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengambil pelajaran dari proses pengabdian ini. Bagi kami, mengabdi bukan hanya memberikan sesuatu kepada masyarakat, tetapi juga belajar bersama masyarakat dan membangun hubungan yang saling menguatkan.” lanjutnya
Selama lima hari pelaksanaan, peserta PK Mengabdi terlibat secara langsung dalam berbagai kegiatan bersama masyarakat Dusun Kepetingan. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PK IPNU IPPNU UIN Sunan Ampel Surabaya dalam mewujudkan semangat pengabdian sekaligus membangun sinergi dengan masyarakat.
Melalui PK Mengabdi 2026, PK IPNU IPPNU UIN Sunan Ampel Surabaya berharap kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sawohan serta menjadi pengalaman bagi para peserta untuk terus mengembangkan kepedulian sosial, pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Salam 3B: Belajar, Berjuang, Bertakwa


Posting Komentar
Posting Komentar